Archive for the Ensiklopedia Category

Benda Bersejarah Di Bogor

Posted in Ensiklopedia on May 17, 2009 by vikingblack

Benda-benda Bersejarah yang berada di Kabupaten Bogor :

Prasasti Batu Tulis

Prasasti ini disebut demikian karena merupakan batu berisi tulisan  berjumlah 8 1/2 baris. Prasasti ini dibuat oleh Prabu Surawisesa putera Sri Baduga dalam Tahun 1533 M.

Prasasti Ciaruteun

Prasasti ini bergambar sepasang padatala (jejak kaki), yang menunjukkan tanda kekuasaan yang berfungsi mirip “tanda tangan” seperti jaman sekarang

Prasasti Pasir Koleangkak/Prasasti Jambu :

Prasasti ini berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi.

Pintu Bendungan :

Batu besar ini terdapat pada aliran Ciliwung di dekat Pasar Gembrong. menurut Suhamir pada lokasi belakang Pasar Sukasari pada aliran Ciliwung di bagian inilah dahulu letak “hulu leuwi” (pangkal lubuk) sipatahunan.

Prasasti Batu Lingga

Batu ini dipancangkan sebagai tanda kekuasaan Sri Baduga.

Prasasti Kebon Kopi :

Prasasti ini bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi yang artinya : kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa.

Patung Purwa Galih :

Penduduk menyebutnya patung Embah Purwa Galih. Patung “nenek moyang” ini banyak ditemukan di kawasan Jawa Barat.

Batu congkrang :

Batu ini terletak di tepi Jl. Batutulis dekat persimpangan Gang Balekambang merupakan saksi keperubakalaan bahwa sejak ratusan tahun  sebelum masehi ditempat itu sudah ada pemukiman manusia.

Padatala :

Padatala di depan prasasti Batu Tulis : Merupakan cap telapak kaki yang diletakkan tepat di depan batu prasasti, sebagai tanda “kehadiran” Surawisesa sebagai pembuat prasasti untuk sakakala terhadap ayahnya.

Tangga Batu :

Tangga Batu ini adalah peninggalan masa silam yang tetap dimanfaatkan dengan beberapa perbaikan.

Advertisements

Serangga

Posted in Ensiklopedia on May 17, 2009 by vikingblack

Serangga (disebut pula Insecta) adalah kelompok utama dari hewan beruas (Arthropoda) yang berkaki enam. Karena itulah mereka disebut pula Hexapoda. Serangga ditemukan di hampir semua lingkungan kecuali di lautan. Kajian mengenai peri kehidupan serangga disebut entomologi.Lebih dari 800.000 spesies insekta sudah ditemukan. Terdapat 5.000 spesies bangsa capung (Odonata), 20.000 spesies bangsa belalang (Orthoptera), 170.000 spesies bangsa kupu-kupu dan ngengat (Lepidoptera), 120.000 bangsa lalat dan kerabatnya (Diptera), 82.000 spesies bangsa kepik (Hemiptera), 360.000 spesies bangsa kumbang (Coleoptera), dan 110.000 spesies bangsa semut dan lebah (Hymenoptera).

serangga merupakan hewan beruas dengan tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Fosil-fosilnya dapat dirunut hingga ke masa Ordovicius. Fosil kecoa dan capung raksasa primitif telah ditemukan. Sejumlah anggota Diptera seperti lalat dan nyamuk yang terperangkap pada getah juga ditemukan.

Hewan ini juga merupakan contoh klasik metamorfosis. Setiap serangga mengalami proses perubahan bentuk dari telur hingga ke bentuk dewasa yang siap melakukan reproduksi. Pergantian tahap bentuk tubuh ini seringkali sangat dramatis. Di dalam tiap tahap juga terjadi proses “pergantian kulit” yang biasa disebut proses pelungsungan. Tahap-tahap ini disebut instar. Ordo-ordo serangga seringkali dicirikan oleh tipe metamorfosisnya.

Morfologi Serangga

Secara morfologi, tubuh serangga dewasa dapat dibedakan menjadi tiga bagian utama, sementara bentuk pradewasa biasanya menyerupai moyangnya, hewan lunak beruas mirip cacing. Ketiga bagian tubuh serangga dewasa adalah kepala (caput), dada (thorax), dan perut (abdomen).

Serangga berevolusi dari invertebrata seperti cacing tanah (filum anelida) hingga artrophoda, dan kemudian serang.Anatomi serangga betina
A– Kepala (caput)   B– Dada (thorax)   C– Perut (abdomen)


1. antena
2. ocelli (bawah)
3. ocelli (atas)
4. mata majemuk
5. otak (ganglia otak)
6. dada depan (prothorax)
7. pembuluh darah dorsal
8. saluran trakea (ruas-ruas dengan spirakulum)
9. dada tengah (mesothorax)
10. dada belakang (metathorax)
11. sayap depan
12. sayap belakang
13. perut
14. jantung
15. ovarium
16. perut belakang (usus, rektum, anus)
17. anus
18. vagina
19. berkas saraf (ganglia perut)
20. saluran Malpighia
21. tungkai dada
22. cakar pengait
23. tarsus
24. tibia
25. femur
26. trochanter
27. perut depan
28. ganglion dada
29. coxa
30. kelenjar ludah
31. ganglion suboesophagus
32. mulut